web hosting
Terima kasih atas kunjungan anda di VARIO MODIFICATION WAROENG KOPIKOE, Blog ini masih dalam pengembangan jadi masih banyak terdapat kekurangan, mohon untuk dapat meninggalkan komentar atau masukan untuk penyempurnaan blog ini - Selamat Menunaikan Ibadah Puasa bagi rekan-rekan yang menjalankannya

Mainan Anak Kecil

Kamis, 07 Maret 2013 | 0 komentar


HONDA VarioTechno2010 (Jakarta)



Berawal dari hobi motor yang sudah dialami sejak kecil, sehingga ngemodif motor seolah-olah jadi darah yang mengalir dalam diri Ahmad Fakhri Akbar. Buktinya doi enggak pernah punya motor yang kondisinya seperti bawaan pabrik.

Semua motor yang pernah nongkrong digarasi rumah pria lajang ini selalu tidak membiarkan tampilan motornya standar ting-ting. Seperti pada Honda Vario Techno miliknya.

Walaupun ubahannya tidak terlalu ekstrem, namun doi pede dengan tampilan motor yang punya tema puzzle. Menurut pria yang bekerja sebagai pegawai tata usaha di MAN 6 Jakarta ini, tema puzzle itu terlihat pada desain airbrush yang dibikin. “Selain itu tema airbrush dengan bentuk puzzle itu masih jarang. Selama ini jika diperhatikan model airbrush kebanyakan mengambil konsep kanibal dan abstrak,” tambahnya.

Ketika proses pengecatan, pria asli Betawi ini mengaku motif puzlle itu ternyata sama saja kayak kita sedang maen puzzle, butuh konsentrasi yang tinggi. Maklum bro, proses pengecetan dilakukan sendiri, doi hanya dibantu Cacam dari C2M di Jl. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. “Memang sih ngecatnya di bengkel airbrush, tapi dari mulai ngamplas sampai grafis dilakukan sendiri,” beber Aii Bolang, sapaan akrab Ahmad.

Nah, agar terlihat tidak monoton, motif puzzle tadi dipadukan dengan desain semi tribal. “Dikombinasi dengan warna biru, hijau, kuning dan merah agar terkesan ceria,” bilang Aii.



Selain bodi, agar tampilan makin sip. Aii membuat kelir cover CVT menjadi lebih menarik. Caranya cover CVT aslinya dikrom, setelah itu penutup belt itu lalu dilebur menggunakan cat candy berwarna gold. Alasannya sih, agar tampilannya makin keren.

Ubahan lainnya ada pada bagian sakelar. Walaupun sakelar yang berada pada bagian setang dibiarkan standar, namun fungsinya sudah tidak seperti aslinya. Panel klakson dipindah ke panel elektrik starter. Hal itu dilakukan bukan tanpa sebab, agar kesannya seperti Vario yang beredar di Thailand. Selain itu jika dilihat dari fungsinya efeknya bisa lebih safety karena maling tentu akan bingung, ketika sakelar starter dipencet bukan mesin yang bunyi tetapi klakson. Sehingga maling berfikir itu alarm.

Langkah yang dilakukan, agar panel klakson dan panel starter bisa ditukar, cukup menambah kabel sepajang 10 cm. Kabel tadi disambungkan pada kabel starter dan kabel klakson, sehingga kedua panel itu bisa berpindah rumah.

Agar terlihat eye catching ketika motor diajak nongkrong, Aii menambahkan stabilaizer pada bagian jok. Sehingga ketika kunci bagasi dibuka, jok akan terbuka dengan sendirinya. “Saya pasang stabilaizer pada jok belakang itu selain agar terlihat eye catching, juga biar enggak ribet ketika mengisi bensin,” kata Aii.

Terakhir, sebagai aroma pemanis. Aii memberi nuansa krom pada sokbreker depan, handel rem, standar tengah dan samping. Tujuannya agar motor lebih terlihat elegan.  
(motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Mizzle 2,25-17
Ban belakang : Mizzle 2,25-17
Knalpot  : DBS
Sokbreker : YSS
Penulis : Hanggi | Teks Editor : KR15 | Foto : Endro 

waroengkopikoe

Special Buat Sang Kapten

Jumat, 08 Juni 2012 | 0 komentar



 HONDA VarioCBSTechno 2009



Pasti enggak ada yang tahu, Captain America tokoh kartun lansiran Marvel itu naik apa ya buat mengejar penjahat. Soalnya dalam cerita, pasti tiba-tiba dia sudah ada di tempat kejadian alias TKP. Nah, bisa aja superhero itu setiap beraksi nyemplak Honda Vario milik Naufal Arif Ramadhan ini.

“Aku ingin motorku dominan bermotif American style. Tapi, sebenarnya tidak ada hubungan dengan Captain America itu,” kata pria yang berdomisili di Cibinong.

Tentunya permintaan Naufal bukan perkara sulit buat Farid Hidayatulloh.Dia orang adalah suksesor di balik skubek ini. “Sesuai warna bendera Amerika Serikat. Tapi, lambang bintangnya ditempatkan di bodi tengah. Supaya kesan Amerika langsung kelihatan meski sekali lirik,” buka modifikator dari Em Tech di Jl. KH Muh Hasan 1, Maruyung, Cinere, Depok.

Airbrush karya modifikator yang akrab disapa Emen ini memang sangat pas. Itu karena didukung bodi Vario CBS yang juga mendukung. Namun penempatan aksen jadi kunci sukses American style memenuhi permintaan Naufal.

Terlebih dominasi putih tepat di bagian bawah bodi dan sepatbor depan. Itu menambah kesan manis walau perlakuannya sederhana. Sementara performa elegan diwakili lewat sentuhan warna krom di sekitar pelek dan setang.

Mendukung tampilan jadi lebih gress, roda juga ikut kena sentuh. Ban depan diganti pakai ukuran lebih besar. “Sekarang pakai 140/60-14. Sedang ban belakang 160/60-14,” lanjut modifikator yang juga gape bikin bodi dari fiberglass itu.

Pakai ban lebih besar, tampilan langsung berubah. Meski roda lebih lebar, buat manuver jadi lebih aman. Emen kembali membuat sepatbor depan baru yang lebih pas. “Bentuknya bisa dibilang mirip kepala lumba-lumba. Juga sudah ditambah penutup sokbreker di sisi samping. Supaya tidak timpang dengan ban yang sudah lebih besar dari standar,” yakin Emen.



Pakai Sok Jupiter MX

Penggantian ban belakang lebih lebar, memaksa ubahan di sokbreker standar. Pelek variasi 5 inci membuat mundur posisi lengan ayun sekitar 4 cm ke belakang.

“Sebenarnya masih bisa pakai sok asli. Tapi, tampilan jadi aneh. Bisa juga pakai sok variasi tanpa ubah posisi sok agar tetap di samping. Tetap kurang pas,” ujar Emen.

Akhirnya Emen memilih ubah posisi sok menjadi di tengah alias dibikin monosok. “Bikin braket untuk dudukan baru sok milik Jupiter MX. Bentuknya seperti gawang dengan posisi agak rebah. Bahan dari pelat dengan tebal sekitar 2 cm,” katanya lagi.

Untuk dudukan bagian atas sok MX, Emen cukup memindahkan dudukan sokbreker standar. Namun tentunya harus mengorbankan sepatbor bikinannya. “Ujung sepatbor kena potong sekitar 3 cm supaya sok bisa masuk.

DATA MODIFIKASI
 
Ban depan : Swallow 140/60-14
Ban belakang : Swallow 160/60-14
Setang : Kawasaki Ninja 150 R
Sok belakang : YSS
Em-Tech : (021) 525 5179
Penulis : Adib | Teks Editor : Nurfil | Foto : Adib

Nggak ngetug lagi, deh!
 (motorplus-online.com)

waroengkopikoe

Sporty Futuristik

Jumat, 03 Juni 2011 | 0 komentar



HONDA
 VARIOCBS TECHNO
 (Jakarta)


Konsep awal yang dikembangkan Johanes Hanafi saat memodifikasi Honda Vario CBS Techno ini sangat simpel. "Hanya menyelaraskan atau mengikuti konsep yang disajikan Honda saat launching skubek ini," kata Johanes.


"Maksudnya, kan Vario terbaru ini katanya berteknologi, artinya model masa depan. Biar lebih futuristik lagi, makanya disempurnakan," kata pria berkacamata pemilik toko variasi X-16 ini.

Penyempurnaan yang dimaksudnya adalah pada ubahan bodi. "Ingin membuat kesan modernnya lebih muncul," lanjutnya. Karena itu mulai dari ubahan model batok setang sampai buntut diarahkan kesana.

"Apalagi dengan bentuk buntut runcing dan jok single seater, tambah sip aja deh," bangganya. Memang maksudnya untuk mengangkat kesan sporty jelas terlihat di sini.


Begitu juga langkahnya membuat tambahan sayap di cover bodi depan. "Itu sistemnya knock down. Tapi efeknya oke punya," beber pria yang juga doyan main poker di FaceBook ini. Penambahan bagian ini membuat skubek seolah motor sport yang mempunya fairing.

Begitu juga dengan ubahan pada sektor kaki-kaki. Bentuk pelek yang lebar dan celong tentu membutuhkan trik tingkat tinggi.

"Biar unik, maka modelnya masih tetap seperti standar, tapi begitu dilihat ukurannya barulah pada kaget," kekeh pemilik toko variasi di arena Pasar Mobil, Kemayoran, Jakarta Pusat ini.

Memang Johanes masih menggunakan teromol dan palang pelek bawaan pabrik. "Tapi untuk telapak menggunakan pelek mobil yang lebarnya cukup besar," lanjut pria ramah ini.


Untuk bagian depan lebarnya 5 inci dan belakang 6 inci. "Karena perubahannya cukup besar, ada beberapa bagian yang harus mengiktui," lanjutnya.

Misalnya untuk depan, pembuatan segitiga baru yang lebih lebar 2 cm. Materialnya menggunakan besi padat setebal 12 mm. Kalau sudah begini baru deh full techno, ya nggak?

 

AIRBRUSH 2 ALIRAN

Untuk pengecatan dan finishing bodi, Johanes mempercayakan pada Tomi Gunawan, juragan Tomi Airbrush yang lama tak ada kabar beritanya. Memang sih sudah enggak perlu disangsikan lagi kualitasnya. Tapi awas, lho! Kalau lama nggak nongol di Em-Plus bisa dilupakan orang!


"Kali ini saya minta Tomi untuk membuat airbrush dengan dua tema. Ada grafis, namun juga ada unsur realisnya," kata Johanes soal pemilihan airbrush.

Tantangan pria bertubuh gempal ini langsung dijawab Tomi dengan mengeluarkan motif terbarunya. "Kesan modern dari lekukan garisnya yang dilengkapi bintang," kata Tomi.

Sedangkan untuk memenuhi unsur realis yang diinginkan, maka bagian cover bodi depan kanan-kiri dibuat kartun karburator. "Tambah sangar lewat corak semacam lidah api yang mengelilingi bagian itu," cerita Tomi.

DATA MODIFIKASI

Pelek depan : Custom 5x14 inci
Ban depan : Swallow 120/70-14
Pelek belakang : Custom 6x14 inci
Ban belakang : Swallow 160/60-14
X-16 : (021) 65861510

Penulis/Foto : Nurfil/Boyo
 

waroengkopikoe
 
© Copyright 2010-2011 Vario CBS Modification All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.